Aku hanya ingin sesering mungkin berterima kasih, mengucap syukur, pada dzat Maha Sempurna yang hingga kini, hingga detik ini, tak pernah lupa memberiku Rahmat Nya. Bahkan ketika aku lupa bersyukur.
Untuk mata yang masih bisa memandang.
Untuk telinga yang masih bisa mendengar.
Untuk kaki yang masih sanggup berjalan.
Untuk tangan yang masih bisa menyentuh.
Untuk paru-paru yang masih bisa ber-respirasi.
Untuk jantung yang masih berdetak.
Untuk...
Untuk...
Untuk...
dan masih ratusan, ribuan, ah tak terhingga untuk...
Untuk semua yang masih disini, masih bersamaku.
Untuk semua yang sudah pergi, sudah meninggalkanku.
Aku hanya ingin tak pernah lupa bersyukur, tak ingin lupa.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
How do you write a love letter to a place? To a time? To bittersweetness?
-
"Sendiri menatap langit malam, aku melihat bintang berekor. Meskipun dia hanya muncul lalu menghilang dalam sekejap. Saat aku memikirka...
-
selamat kurang tahun. hati-hati, jatahmu udah berkurang satu. semoga dosa gak kian nambah. banyak-banyak bersyukur sudah sampai seperti ...
-
"Mau ambil jurusan apa nanti, Fan?" Pertanyaan sederhana tapi kadang-kadang aku bingung mau jawab apa.. Kalo untuk SMA ini, aku ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar