Ini masih tentang kuliah.
Ada seorang teman yang sering memarahiku karena terlalu bodoh untuk tidak melawan ketika dihadapkan dengan situasi seperti yang kemarin-kemarin itu. Terakhir aku mengabarkannya bahwa aku mengikuti ujian ulang. Dia sangat mendukung. Aku baru mengabarinya lagi hari ini. Dua kabar itu.
Dia tidak banyak berkomentar. Hanya mengetik dan mengirim beberapa kalimat ini :
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
How do you write a love letter to a place? To a time? To bittersweetness?
-
Ini bukan tentang siapa yang lebih terluka, aku tahu kita sama-sama sedih atas apa yang telah terjadi. Juga bukan tentang siapa yang memberi...
-
Untuk hal-hal yang kita inginkan tapi masih belum dikasih Allah, coba kita lihat orang-orang di sekitar kita yang perjuangan mereka untuk hi...
-
Banyak sekali hal yang ingin kuungkapkan padamu tapi lisanku mungkin tidak mampu membuatmu mengerti. Menuliskannya adalah salah satu caraku ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar