Semenjak satu kalimat itu, kau berubah.
Kau ingin menjadi orang lain yang sebenarnya tak sesuai dengan kepribadianmu.
Kau semakin jauh dan terlihat cuek.
Apa itu perasaan ku saja?
Entahlah.
Tapi aku juga tak berhak apapun atas dirimu.
Aku tau itu.
Tapi kesalahanmu juga memberikan harapan itu.
Dan kesalahanku juga tak bisa menerka sebelumnya
Bahwa kau tak hanya memberi senyum manis itu padaku.
Masih banyak pelangi hari mu ternyata di luar sana.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
How do you write a love letter to a place? To a time? To bittersweetness?
-
Udah hampir 3 bulan disini, aku baru sempat jalan-jalan ke pusat kota nya Cookeville. Ini pun dadakan. Gara-gara hari ini kami selesai lebi...
-
Yap! It's been a week. Time flies sooo fast. Di hari pertama kemarin, aku dibantu banyak sekali sama Shanriya (mudah-mudahan namany...
-
Human can't be perfect in remember all things that happened in every single day. That's why we need a camera.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar