Semenjak satu kalimat itu, kau berubah.
Kau ingin menjadi orang lain yang sebenarnya tak sesuai dengan kepribadianmu.
Kau semakin jauh dan terlihat cuek.
Apa itu perasaan ku saja?
Entahlah.
Tapi aku juga tak berhak apapun atas dirimu.
Aku tau itu.
Tapi kesalahanmu juga memberikan harapan itu.
Dan kesalahanku juga tak bisa menerka sebelumnya
Bahwa kau tak hanya memberi senyum manis itu padaku.
Masih banyak pelangi hari mu ternyata di luar sana.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
How do you write a love letter to a place? To a time? To bittersweetness?
-
So I had a shift today in lovely AMCOR. Pas lagi nyusun-nyusun buku, ada yang nanya tentang program-program AMCOR yang emang tertulis di pa...
-
Harapan yang kau sudah menyerah terhadapnya, beri saja kepadaku. Akan kusimpan. Jika kelak kita ditakdirkan bersama, mau kan kau memperj...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar