Padahal mereka sudah mengerti kamu, padahal mereka sudah mendengarkan ceritamu dengan sangat antusias, padahal mereka cuma ingin didengarkan juga.
Tidak peduli seberapa bedanya kamu dan mereka.
Belajarlah untuk tidak egois.
People always remember how you forget them, how you ignore them, how you just can't understand them.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
How do you write a love letter to a place? To a time? To bittersweetness?
-
Rindu Bawa aku kembali ke masa itu Dimana perjumpaan tidak mengutamakan update -an Dimana kami saling memandangi wajah satu sama lain B...
-
Kalo ditanya apa yang biasanya bikin aku nervous dan stressed out disini, jawabannya adalah order makanan dan making a phone call to any ca...
-
Memang sudah hobiku sepertinya untuk menunda-nunda pekerjaan sampai ke deadlinenya. Padahal aku punya waktu sebulan lebih untuk menulis...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar