Apakah aku harus benar-benar melepasmu kali ini?
Apakah aku harus berhenti menunggu pesan tiba-tiba mu itu?
Jika saja kau tidak menghubungi ku tiba-tiba kemarin itu, asa ku mungkin sudah jauh kutinggal.
Jika saja kau tidak menanyakan pertanyaan itu padaku kemarin, aku mungkin sudah bisa menganggap bahwa apa yang terjadi pada kita dulu, lebih baik untuk tidak diungkit lagi.
Sapamu yang datang tiba-tiba itu, membuatku kembali menyusun harap.
Tanyamu yang tidak biasa itu, membuatku memendam duga.
Mengapa semuanya terlihat mudah sekali bagimu?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
How do you write a love letter to a place? To a time? To bittersweetness?
-
Udah hampir 3 bulan disini, aku baru sempat jalan-jalan ke pusat kota nya Cookeville. Ini pun dadakan. Gara-gara hari ini kami selesai lebi...
-
8/23, 12:36pm Kau kenapa woy? Rindu samaku? :p 8/23, 12:51pm rindu masa2 dimana kita tertawa dan riang. rindu dimana kita tidak t...
-
Kadang, terhadap beberapa orang, kita harus membuat beberapa jarak. Bukan karena mereka kurang baik, atau terlalu baik. Bukan di mereka m...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar