Bisa jadi, orang lain menganggap itu tidak penting
Apalah guna membaca tulisan panjang-panjang begitu
Terlebih, siapa rupanya yang menulis?
Bisa jadi, ada yang membaca itu kata demi kata.
Mencernanya kalimat demi kalimat.
Karena, tidak semudah itu membahasakan pikiran.
Tidak seremeh itu mengalimatkan perasaan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
How do you write a love letter to a place? To a time? To bittersweetness?
-
Ini bukan tentang siapa yang lebih terluka, aku tahu kita sama-sama sedih atas apa yang telah terjadi. Juga bukan tentang siapa yang memberi...
-
Untuk hal-hal yang kita inginkan tapi masih belum dikasih Allah, coba kita lihat orang-orang di sekitar kita yang perjuangan mereka untuk hi...
-
So I had a shift today in lovely AMCOR. Pas lagi nyusun-nyusun buku, ada yang nanya tentang program-program AMCOR yang emang tertulis di pa...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar