Setiap orang punya indikator kenyamanan masing-masing. Tidak mudah mencapai indikator tersebut apalagi jika berada di tempat yang baru. Terlebih jika sudah mendapatkan kenyamanan, tapi tiba-tiba itu semua diambil. Gak ada yang abadi kan?
Hanya saja, sekarang ini sulit untuk mendapat tempat nyaman bagiku..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
How do you write a love letter to a place? To a time? To bittersweetness?
-
"Sendiri menatap langit malam, aku melihat bintang berekor. Meskipun dia hanya muncul lalu menghilang dalam sekejap. Saat aku memikirka...
-
selamat kurang tahun. hati-hati, jatahmu udah berkurang satu. semoga dosa gak kian nambah. banyak-banyak bersyukur sudah sampai seperti ...
-
"Mau ambil jurusan apa nanti, Fan?" Pertanyaan sederhana tapi kadang-kadang aku bingung mau jawab apa.. Kalo untuk SMA ini, aku ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar