"Sendiri menatap langit malam, aku melihat bintang berekor. Meskipun dia hanya muncul lalu menghilang dalam sekejap. Saat aku memikirkanmu, hatiku menjadi sakit. Kini aku ingin menemuimi, tapi aku tidak bisa terbang melintasi langit." (Houkiboshi-Younha)
Jika aku merindukan mu,
Aku harus bagaimana?
Aku tak yakin kau bisa merasakan rinduku.
Kau ingat sms terakhir yang kau kirim?
"Jika diluar hujan, coba keluar dan rasakan rintikan nya.
Sebanyak itu lah rasa syukur ku karna telah mengenalmu."
Sekarang, disini hujan.
Aku tak akan menghitung dan merasakan rintikan nya.
Tapi aku akan berdo'a di tengah hujan.
Semoga kau masih mengingatku.
-wsf
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
How do you write a love letter to a place? To a time? To bittersweetness?
-
Somebody is going to sit on that empty chair to cheer an empty heart Bryan Concert Hall, TTU 29 Oktober 2016
-
Eun Suh : Oppa, di kehidupan mendatang, kau mau jadi apa? Joon Suh : Kalau kau? Eun Suh : Aku pikir dulu... Aku mau jadi sebatang pohon....
-
Yeay! Alhamdulillah, e-mail dari Washington DC kemaren buat bahagia. Tapi ini baru awal, karena sebelum benar-benar memulai petualang...
eeeaaaa..!!!! galauuu niiihh.. :p
BalasHapushwehehehehe. ah, iyalah kakak yang udah ada "another love story" nya ituuuu. :D
BalasHapuswahh . .penyuka hujan juga kah?
BalasHapusatau hanya iseng-iseng aja?
salam kenal yak.
ditunggu kunjungan baliknya di faizulfikri
:)
hehe, ya begitulah. Bukan sekedar iseng. Aku sering dpt inspirasi dari hujan. Salam kenal kembali.. Tunggu kunjungan balik nya yaaa...
BalasHapus